REMIDI
9 Hari yang melelahkan
Senin,3 Juni 2013
Adalah hari dimana aku dan teman -temanku,menghadapi UKK (Ujian Kenaikan Kelas). Ujian yang akan mengantar ku (kalau naik xixixi) ke kelas 12. Sungguh pusing rasanya,menghadapi seabrek soal yang seakan membuat kepala kering dan rambut rontok (kyk iklan shampo clear "nyebut merk uupss).
Kalau temen 2 gmana nich??? menghadapi ujian nya SAMPAI KETOMBEAN juga nggak? (lebai ding!!!;p) menurut aku,ujian kenaikan kelas ituuuu???? (blank....) jadi nggak usah dipikirin ya temen-temen ok ok.....!!!!
Sebuah lagu dari sherina yang udah diaras pake semen hehehe
Kau buat aku bertanya
Kau buat aku mencari
Tentang ujian ini aku tak mengerti.....
Akankah sama jadinya bila bukan kamu
Namun ujian nya menyadarkan ku
Oh ujian kenaikan kelas ku
Nb:Liriknya maksa.com
Sekolah sekolahan
Aku merasa mengkirik melihat anak anak di jalanan yang memohon mohon agar di beri uang receh untuk menyambung hidupnya,kupandangi mereka,sebagian dari mereka ternyata adalah anak yang baru berumur belasan,mungkin bila bersekolah mereka masih SMP. Aku merasa iba pada mereka,mereka yang tak dapat bersekolah di sana harus mengemis meminta minta untuk memenuhi kehidupannya,kadang aku ingin seperti mereka. Mungkin anda kira saya gila,yaahh mungkin saja begitu,karena dunia sekarang pendidikan sudah berbeda dengan dunia pendidikan yang seperti dulu. Dulu aku sangat memimpikan menjadi seorang remaja SMA nan anggun dan dengan bangganya memamerkan rok abu abu dan berdasi keliling keliling kelas!
Yah,itu bayanganku sewaktu masih SMP dulu,sekarang lain,menjadi remaja SMA ternyata terasa biasa biasa saja,tak ada kesan apapun dalam benakku sekarang,aku malah ingin jadi pengemis seperti mereka,merasakan kebebasan yang mungkin membuat aku merasa bahagia. Bagaimana tidak,di sekolahku sekarang hampir setiap hari terjadi "pengosongan jam mengajar' bukan kah hal itu sangat membuang buang waktuku saja ? Aku merasa capek hari ini,itu sebabnya aku ingin ikut dengan mereka,merasakan bagaimana mencari uang yang dapat berguna untuk diriku! Aku kasihan kepada ayah dan ibu ku yang sudah banting tulang membiayai sekolahku hingga detik ini,seandainya mereka tahu anak gadisna sekarang sedang menangis karena gak ada kegiatan apapun yang dapat menghibur hati sekaligus menambah wawasan pengetahuanku. Hidup ini serasa cuma cuma belaka,hanya sekolah yang menggunggulkan kualitas gedung sekolah saja,sama sekali tidak memperhatikan kualitas para murid! Sekolah macam apa ini? Di saat anak anak pengemis itu harus berhenti bersekolah dan harus memilih menjadi 'peminta minta' sedangkan di sekolahku,para guru lengang kangkung seenaknya sendiri,memberi tugas yang sebenarnya belum ia terangkan sama sekali!!
Mau jadi apa generasi penerus bangsa ini kalau kerjanya di sekolah hanya ngerumpi,ngomongin cowok,ngomongin band band korea dan lain sebagainya? Apa yang harus dilakukan sekarang?
Semoga hanya ini satu satunya sekolah yang menganut ajaran "Sekplah Sekolahan" Ammiien
Permusuhan yang tak Berarti
Rabu,12 September 2012
Aktifitas ku mulai seperti biasa,karena aku di hari rabu tak ada jadwal piket kost,maka di pagi yang amat cerah itu ku manfaatkan untuk mencuci seragam ku.. Setelah selesei mencuci baju seragam,aku melanjutkan membaca buku majalah Ayah Bunda yang ku pinjam dari salah seorang teman terdekat ku.. Lama ku bolak balik halaman majalah tersebut hingga membuat mataku lelah dan memaksa ku untuh beristirahat sejenak alias Tidur Siang,aku memutuskan akan mandi pada pukul 11:30,tapi takdir berkata lain. Hehe..
Aku kesiangan,tepat jam 11:45 aku terbangun,itu pun karena di bangunkan oleh teman sekamarku yg sudah selesey mandi. Aku langsung meloncat keluar kamar setelah terkaget kaget dengan jam yang akulihat di layar ponsel ku tersebut.
Ketika aku tiba tiba keluar ternyata antrian sudah cukup panjang,namun aku tetap punya posisi di depan pintu. Seperti orang mau ngintip orang mandi :P
Ketika itu pula,salah seorang temanku nemanggil manggil namaku untuk memintaku mengalah,aku pun tak mau,karena jujur saja,aku pasti akan lama. 15 menit berlalu,aku mulai merasakan suatu yang aneh dalam diri teman teman ku. Mereka semua terdiam,mendiamiku. Sesaat aku tak berfikiran macam macam tentang mereka,tapi ketika malam tiba di saat aku tercapek capek saangat.. hmm,aku lebay yak :p
Aku menyapa mereka,tapi rasanya aku mendapat sambutan yang kurang mengenak.kan hati,mereka menjawab tanpa ekspresi seperti biasanya. Aku mulai bersedih hati melihat mereka seperti ini.
Permusuhan yang Tak Berarti,batinku. Mereka marah pada ku hanya karena aku mendahului salah seorang yang akan mandi. Aku ingin menangis.. Ingin berteriak sekeras kerasnya kalau mereka itu benar benar keterlaluan,mendiamiku hingga sekarang
Untungnya pacarku selalu memberi aku dukungan,jika ini semua hanyalah ujian dari sang pencipta,aku tersadar akan kata kata pacarku itu,dia memang benar, Allah hanya ingin menguji seberapa besar kesabaran yang aku punya. Dan pacarku juga bilang bahwa "Orang yang bersabar adalah orang yang Menang"
Terimakasih Abi,atas dukungan.nya.. Aku bahagia mengenal Orang seperti Abi.
Surat Kecil Untuk Tuhan Versi Alphy
Tuhan...
jika kau mengijinkan dirinya selalu bersamaku,ijinkanlah aku untuk selalu memberikan senyum termanisku untuknya....
Tuhan...
jika dia memang kau ciptakan untukku,maka ijinkanlah diriku untuk selalu bersamanya...
Tuhan...
jika suatu saat aku menyakiti hatinya,kuatkanlah dia dengan hatimu agar ia dapat memaatkan diriku...
Tuhan...
jika suatu saat aku tak dapat bersamanya, berikanlah ia bidadari terbaikmu untuk selalu menjaga hatinya...
Terima kasih Tuhan,engkau telah memberikan diriku kesempatan untuk menulis surat kecil ini untukmu...
By : Alphy...






